Blogger news

Welcome To My Blog

Minggu, 17 November 2013

Tugas PKTI C 3

tentang open office writer

OpenOffice.org adalah aplikasi kantor berlisensi bebas dan terbuka (open source). Salah satu komponennya adalah OpenOffice.org Writer. Writer berperan sebagai pengolah kata. Dengan aplikasi Open Office Writer, kita bisa menulis surat, artikel, makalah, skripsi, dan karya tulis lainnya. Anda tidak perlu takut untuk memasang OpenOffice.org dalam komputer Anda berapa pun banyaknya unit komputer, sekalipun paket instalasinya Anda dapatkan dari teman dalam media CD kopian.

Bagi pengguna Linux, mungkin tidak perlu repot untuk mencarinya di mana-mana. Karena sebagian besar distro Linux yang beredar di planet ini sudah menyertakan OpenOffice.org. Kita hanya perlu tahu bagaimana cara menjalankan dan menggunakannya dalam bekerja sehari-hari.

Dalam usia yang cukup muda, OOo telah berkembang menjadi aplikasi multiplatform dalam menangani pekerjaan kantor. Ia hadir di dalam sistem operasi Windows, Linux, Solaris, hingga Mac serta tersedia di bawah lisensi sumber terbuka LGPL. Bebas didistribusikan dan dimodifikasi oleh siapa saja membuatnya cukup berbeda dengan office suite lain (Anda perlu merujuk pada license agreement-nya untuk lebih jelas).

Nah bagi Anda, para pengguna linux pemula, pastilah merasakan canggung bila menggunakan OpenOffice Writer untuk pertama kalinya, baik itu dalam tata letak menu, icon, fungsi, dan lain-lain bila dibandingkan dengan program office lain, contoh Ms.Word, tapi tenang.. hanya perlu penyesuaian sedikit saja kok, nggak banyak-banyak.. Nah, sekarang sudah tersedia Ebook Dasar OpenOffice Writer bagi Anda yang ingin belajar menggunakan OpenOffice Writer.

Ebook Dasar OpenOffice.org Writer memuat dasar-dasar bekerja dengan Writer, seperti cara menyimpan dan membuka dokumen, menata teks, paragraf, serta halaman. Tak ketinggalan pula cara bekerja dengan tabel, grafik, serta fitur pemformatan yang cukup membantu dalam menyusun karya tulis. Dalam panduan dasar OpenOffice Writer ini akan dibahas beberapa hal penting dalam bekerja dengan aplikasi pengolah kata. Mulai dari membuka dan menutup jendela aplikasi, menyimpan dan membuka dokumen, mencetak, hingga bekerja dengan grafik. Bahkan, OOo Math turut disinggung pada bab tersendiri sebagai pelengkap. Buku ini memang dibuat berdasarkan OpenOffice.org 3.0 di dalam sistem Linux. Tetapi seharusnya dapat pula diterapkan untuk OpenOffice.org di sistem operasi lain, tanpa kendala yang cukup berarti.

Khusus di dalam buku Dasar OpenOffice Writer ini, yang menjadi fokus ialah OOo Writer sebagai pengolah kata, khususnya dalam paket OpenOffice.org 3.0

Tutorial OpenOffice.org Writer : Penomoran Halaman dan Pembuatan Daftar Isi
with 4 comments

Penomoran halaman dan pembuatan daftar isi merupakan merupakan hal yang penting untuk dilakukan dalam pengetikan suatu naskah, khususnya naskah-naskah seperti makalah, skripsi, tesis, dll. Artikel ini akan menyajikan langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk penomoran halaman dan pembuatan daftar isi otomatis.

Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya, yaitu Tutorial OpenOffice.org : Penggunaan Styles and Formating. Untuk itu sebaiknya simak terlebih dahulu artikel tersebut sebelum memulai langkah-langkah di bawah ini.

I. Penomoran Halaman

1. Letakkan kursor pada footer halaman Kata Pengantar (Jika kolom footer belum ada, aktifkan dengan cara Klik Format → Page… → Footer → Aktifkan Footer On) ;

2. Klik Insert → Fields → Page Number ;

3. Lakukan hal yang sama untuk halaman BAB I dst ;

4. Untuk membuat header pada suatu halaman, lakukan hal-hal berikut ini :

– Klik File → Properties…

– Isikan Title dan Subject sesuai kebutuhan.



5. Letakkan kursor pada header halaman tersebut. (Jika kolom header belum ada, aktifkan dengan cara Klik Format → Page…→ Header → Aktifkan Header On)

6. Klik Insert → Fields → Title

7. Klik Insert → Fields → Subject



II. Pembuatan Daftar Isi Otomatis

1. Pembuatan Daftar Isi otomatis ini, membutuhkan penggunaan Styles pada dokumen kita, khususnya Paragraph Styles. Untuk itu pastikan anda telah menggunakan Paragraph Styles ini pada dokumen anda.

2. Definisikan apa yang akan kita tampilkan pada daftar isi ini. Misalnya, kita hanya akan menampilkan Judul dan Sub Judul saja, maka lakukan hal-hal berikut :

- Klik Tools → Outline Numbering…

- Pada Tab Numbering :

→ Level : 1

→ Paragraph Style : Judul



→ Level : 2

→ Paragraph Style : Sub Judul



- Klik OK

3. Letakkan kursor pada halaman Daftar Isi ;

4. Klik Insert → Indexes and Tables → Indexes and Tables ;

5. Hapus isian yang ada dalam Title pada Tab Index/Table;

6. Klik OK, sehingga hasilnya seperti di bawah ini :



7. Jika terjadi perubahan text yang mengakibatkan perubahan daftar isi, maka untuk menyesuaikannya maka tempatkan kursor pada area Daftar Isi dimaksud (warna abu-abu), kemudian klik kanan → Update Index/Table.


Sumber : Indraslemania

Tidak ada komentar:

Posting Komentar